9 Cara Mengatasi Sembelit Pada Bayi Dengan Cara Alami

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat.
Sembelit pada bayi adalah suatu kondisi dimana sistem pencernaan di dalam tubuh menyerap terlalu banyak air dari makanan saat melewati usus besar sehingga membuat kotoran menjadi kering dan keras.

Hal ini menyebabkan tinja akan sulit keluar dan pastinya menimbulkan rasa sakit yang amat sangat. Sembelit pada bayi seringkali membuat si kecil merasa tidak nyaman. Mereka menunjukkan rasa ketidaknyamanannya dengan menangis. Jika kita tidak bisa menghentikan tangisan bayi maka kemungkinan dia sedang menderita sembelit. Untuk mengatasinya,

kita bisa melakukan berbagai langkah pendahuluan berikut ini:
1. Pastikan terlebih dahulu bahwa si kecil memang menderita sembelit pada bayi.
Si kecil bisa saja rewel atau menangis karena berbagai alasan. Untuk itu kita tidak boleh sekedar mengasumsikan bahwa buah hati sedang sembelit dan kemudian memberikan obat sembelit. Ciri-ciri dari sembelit meliputi ritme buang air besar yang tidak rutin, tinja yang keras dan juga diare. Kebanyakan kasus sembelit pada bayi jarang sekali

menyerang bayi yang minum ASI. Sembelit juga biasanya terjadi saat si kecil mulai makan makanan padat. Tanda lain dari sembelit adalah bagian perut bawah yang keras dan juga sakit pada bagian perut yang akan segera hilang setelah buang air besar.

Cara Mengatasi Sembelit Pada Bayi
2. Campurkan susu formula bayi dengan takaran yang tepat.
Susu formula yang dicampurkan dengan konsistensi yang terlalu kental bisa menyebabkan sembelit pada bayi. Ikuti arahan yang ada dalam kemasan susu secara hati-hati karena setiap merek susu memiliki aturan campuran yang berbeda. Jangan pernah mengabaikan instruksi karena menganggap semua merek susu tidak memiliki perbedaan aturan takaran.
3. Berikan jus prune untuk menyembuhkan sembelit pada bayi.
Tambahkan prune yang dihaluskan pada menu diet bayi jika si kecil sudah memasuki masa konsumsi makanan padat. Selain itu kita juga bisa memberikan jus prune yang dicampur dengan air, jus apel atau jus buah pir.

Jika kita mengetahui makanan yang cenderung membuat tinja bayi menjadi keras maka sebaiknya kita mencoret makanan ini dari daftar menu bayi. Makanan- makanan yang biasanya akan cenderung membuat tinja bayi menjadi keras dan meningkatkan resiko si kecil terkena sembelit pada bayi adalah pisang, nasi dan kentang.
4. Jangan sampai si kecil kekurangan cairan.
Kita harus menjaga asupan cairan pada bayi untuk mencegah atau meringankan gejala sembelit pada bayi. Kita bisa memberikan air putih karena air putih adalah cairan yang paling menyehatkan. Jika si kecil menolak untuk minum air maka kita bisa menggantinya dengan memberikan jus apel pada air putih untuk menambahkan rasa.
5. Pijat perut bayi untuk mengurangi pelebaran usus.
Sejumlah besar kotoran buang air besar pada usus bisa menyebabkan pelebaran yang akan sangat menyakitkan bagi bayi. Rasa sakit ini justru akan membuat bayi menahan buang air sehingga malah akan membuat sembelitnya semakin

parah. Gunakan sedikit minyak zaitun untuk mengurangi gesekan dan pijat perut bayi dalan gerakan yang lembut dan memutar searah jarum jam untuk mengurangi sembelit pada bayi.
6. Tingkatkan asupan serat.
Kita bisa memberikan bubur sayuran, buah atau gandum utuh untuk membantu mempermudah sistem kerja pencernaan.
7. Berikan jenis asupan cairan yang tepat bagi bayi.
Hindari pemberian minuman yang mengandung kafein seperti soda, minuman ringan atau teh yang justru akan membuat si kecil kehilangan banyak cairan saat beraktivitas. Berikan alternatif minuman sehat seperti air atau jus buah untuk mencegah sembelit pada bayi.
8. Ajak si kecil melakukan aktivitas sekitar satu jam setelah makan untuk mencegah timbulnya sembelit pada bayi baru lahir.
Kegiatan ini akan bisa memperpendek rentang waktu makanan yang si kecil makan saat melewati usus besar. Semakin sedikit waktu berarti semakin sedikit air yang akan terserap keluar dari makanan sehingga resiko terkena sembelit pada bayi bisa diturunkan.
9. Hubungi dokter jika si kecil menunjukkan gejala sembelit yang parah.
Jika gejala sembelit pada bayi menunjukkan tingkat yang parah maka mungkin akan dibutuhkan pencahar untuk merangsang buang air besarnya.
By Desi Purbi.

Tinggalkan Balasan