Membahas Tuntas Ragam Makanan Bayi yang Aman

Artikel ini terwujud dari sebagian laba yang diperoleh AdoraBabyShop.Com. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para pelanggan setia AdoraBabyShop.Com, sehingga kami bisa memberikan kembali kepada para Bunda/Ayah diseluruh indonesia dalam bentuk ilmu tentang dunia kehamilan dan parenting yang bermanfaat

 

-. Memasak makanan hingga mencapai suhu yang tepat.

 

Resep dengan bahan yang sehat atau makanan bayi yang aman sekalipun akan menjadi kehilangan nilai gizi jika tidak disiapkan sesuai dengan suhu yang tepat. Untuk itu kita bisa menggunakan termometer baca makanan untuk memastikan bahan yang kita gunakan matang dengan sempurna. Tempatkan termometer ke dalam makanan dengan tekstur yang paling kental. Pastikan termometer ini dimasukkan cukup dalam sampai garis yang ditandai agar bisa mengukur suhu internal dengan tepat.  Makanan bayi yang aman untuk bahan daging adalah jika dimasak dalam suhu 71 derajat celsius sampai tidak lagi terlihat daging yang berwarna merah muda. Unggas perlu 82 derajat celsius lebih tinggi. Ikan aman untuk dikonsumsi jika dimasak dalam suhu 63 derajat celsius sementara telur sebaiknya dimasak sampai cukup dalamnya matang.

poidalam

-. Dinginkan bahan makanan dengan segera.

 

Bahan makanan yang baik akan menghasilkan makanan bayi yang aman. Daging mentah, ikan atau unggas seharusnya yang membutuhkan penyimpanan dalam suhu yang cukup dingin sebaiknya segera kita simpan di dalam lemari es dan pastikan suhunya berada di bawah 4 derajat celsius.

 

-. Cara tepat menyimpan makanan bayi yang aman di lemari es.

 

Makanan bayi yang telah kita buat sebaiknya kita simpan dalam wadah yang tertutup rapat. Sebaiknya kita menyimpan makanan ini di dalam lemari es dengan rentang waktu tidak lebih dari 1 hari.

Makanan kemasan bisa disimpan selama 1 hari setelah dibuka namun kita harus memastikan bahwa kita telah menutupnya dengan rapat. Jangan juga menyimpan sisa makanan bayi yang tidak habis. Makanan bayi yang aman

sekalipun  bisa menjadi berbahaya jika sudah terkontaminasi. Resiko kontaminasi inilah yang menyebabkan sebaiknya kita membuang sisa makanan bayi yang tidak habis saat pemberian makan. Air liur bayi dari sendok makan bisa membusukkan makanan dan menjadi lahan yang potensial bagi bertumbuhnya bakteri.

 

-. Cara tepat menyimpan makanan di lemari pembeku

Metode penyimpanan makanan bayi yang aman di lemari pembeku adalah dengan membekukan makanan dalam porsi kecil. Wadah yang tepat bagi kita untuk menyimpan satu porsi makanan ada bermacam-macam antara lain wadah

pembeku satuan, rak pembuat es batu, kantong plastik dan sebagainya. Agar lebih aman, sebaiknya kita memberikan label dan tanggal saat makanan dibekukan dengan masa penggunaan 1 bulan.

 

-. Cara tepat menghangatkan kembali makanan

 

Bahan makanan yang baik pastinya akan menghasilkan makanan bayi yang aman. Sayangnya seringkali kita tidak mengerti bagaimana cara menghangatkannya sehingga justru akan mengurangi kandungan nutrisinya. Kita bisa

mencairkan makanan yang sudah beku dan disimpan dalam lemari es dengan  menggunakan mikrowave atau air dingin. Jangan pernah membiarkan makanan beku dalam suhu ruangan untuk mencair dengan sendirinya karena  justru akan menjadi lahan tumbuhnya bakteri. Setelah dihangatkan jangan lupa untuk mencoba rasa makanan sebelum

memberikannya pada bayi agar kita bisa memastikan akan memberikan makanan bayi yang aman. Jangan menyimpan sisa makanan ataupun mendinginkan kembali makanan yang sudah dicairkan karena tidak akan lagi menjadi makanan bayi yang aman.

 

-. Memilih alat yang tepat untuk membuat makanan bayi buatan rumahan.

 

Ada berbagai macam alat yang bisa kita gunakan untuk memasak makanan bayi yang aman. Kita bisa menggunakan blender dan berbagai mesin pengolah makanan. Alat makan sederhana seperti garpu juga bisa kita gunakan untuk menumbuk makanan halus sperti kentang dan lainnya. Pisau juga bisa digunakan untuk mengiris makanan.

 

Pada umumnya kita bisa menggunakan berbagai bahan yang baik untuk membuat makanan bayi yang aman. Bahan organik bisa menjadi salah satu pilihan karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan kadar pestisidanya yang rendah.

Namun semua itu tidak akan berarti jika kita tidak mengolahnya dengan cara yang tepat. Metode-metode memasak makanan bayi yang aman antara lain dengan mengukus, menggunakan mikrowave, dan memanggang. Hindari metode memasak dengan menggoreng dan juga mendidihkan makanan.

 

Mendidihkan makanan bisa membuang nutrisi yang terkandung dalam makanan terserap keluar sedangkan menggoreng akan menambah kandungan lemak dan kalori. Masak dalam jumlah porsi yang lumayan agar menghemat

waktu. Setelah itu kita bisa membaginya dalam beberapa porsi penyajian. Jika yang kita pilih adalah makanan kemasan atau siap saji maka makanan bayi yang aman adalah yang menggunakan bahan tunggal karena lebih sehat bagi bayi.

 

Tinggalkan Balasan